Congratulations

Semua orang yang berada di dalam aula itu berdiri dan bertepuk tangan dengan antusias. Terukir senyuman bangga dan bahagia dari seluruh guru dan perwakilan siswa SMA Neo melihat perwakilan dari sekolah mereka berhasil menduduki peringkat pertama.

Medali telah dikalungkan di leher pemenang, piala pun sudah berada dalam genggaman mereka. Kini mereka berjalan menghampiri rombongan sekolah mereka dengan penuh rasa bahagia.

Januar dan Dewa tersenyum melihat anak mereka. Terlihat rasa bangga di sana. Meskipun Dewa masih sedikit menyembunyikannya.

“Ayah bangga sama kamu.” Ucap Januar kepada Athaya. Ia pun menarik putrinya ke dalam pelukan.

Sedangakan Dewa berjalan menghampiri Raja. Ia juga membawa Raja ke dalam pelukan dan menepuk punggungnya pelan.

“Maafin Papa. Papa bangga sama kamu.”

Acara telah usai. Mereka bersiap untuk kembali ke sekolah mereka. Semuanya berjalan menuju bus yang mereka tumpangi.

“Athaya, berhenti dulu.” Ucap Raja menghentikan langkah Athaya.

“Kenapa? Nanti yang lain nungguin.”

Raja mendekatkan dirinya dengan Athaya. “Udah selesai olim, dan menang juga nih.” Bisik Raja di dekat telinga Athaya.

Athaya menjauhkan badannya dari Raja. “Ya terus kenapa?”

“Ayo pacaran.”

Athaya tak menggubris perkataan Raja. Ia melanjutkan langkahnya ke arah bus mereka. Ia berjalan sambil menundukkan kepala untuk menyembunyikan semu merah di pipinya.

“Tunggu gue. Jawab dulu dong.” Raja berlari mendekati Athaya dan mencoba menyesuaikan langkah mereka.

“Gimana? Katanya lo sayang sama gue more than friend ?”

“Lo diem apa mau gue pukul?”

Raja tertawa. Senyumnya mengembang karena melihat betapa gemas gadis di depannya itu.

“Gamau dipukul, maunya disayang.” Ucap Raja sambil menghadang jalan Athaya.

“Woi! Ayo buruan!” Teriak Jenar dari pintu bus.

“Ayo jawab, keburu ditunggu yang lain tuh.” Raja menunjuk Jenar yang masih menunggu mereka di depan pintu bus.

“Yaudah iya.” Jawab Athaya.

“Iya apa? Yang jelas dong.”

“Iya, gue mau jadi pacar lo. Udah sana minggir.” Athaya berjalan meninggalkan Raja dan masuk ke dalam bus terlebih dahulu.

“Gimana? Berhasil?” Tanya Jenar setelah Raja sampai di depan pintu bus.

“Berhasil, Jen. Official.