Mas Hendery
Caca masih berada di ruang tengah. Ia masih membolak-balik album foto di hadapannya dan mengamati setiap foto-foto yang ada.
Tiba-tiba seseorang terlihat memasuki rumah. Orang itu adalah Hendery.
“Dek, mas pulang”, ucap Dery.
Caca hanya berdehem, tidak mempedulikan kehadiran Dery. Dery pun mendekati Caca dan berdiri di belakangnya.
“Kangen mama papa ya? Doain mereka terus ya biar bahagia di sana”, ucap Dery sambil mengusap kepala Caca singkat.
Kemudian Hendery berjalan menuju dapur, meninggalkan Caca.