Yang Belum Tersampaikan
1.0 Rendra's POV
Hai. Ini gue, Rendra. Sahabatnya Jeno, Tala, Echan, dan juga Jevan. Seperti yang kalian semua tau, kami bersahabat dari kecil. Sekarang profesi gue sama kaya Tala, Dokter. Tapi, gue lagi lanjut ambil pendidikan lanjutan buat penyakit dalam. Oh iya, Echan sekarang kerja di kantor hukum. Gue juga kurang ngerti deh cara kerja dia gimana. Kalo Jevan dia sekarang jadi dokter gigi. Bingung ga sih kalian? Dia anak IPS nyasar jadi dokter gigi, ga ngerti gue. Kalo Jeno, dia sekitar 3 tahun lalu nyelesein sekolah arsiteknya. Tapi sebenernya disini gue bukan cuma mau basa basi gini sih.
Seperti judulnya, disini gue akan menceritakan rahasia gue. Gue berteman sama mereka berempat sejak kecil, tentu kita udah terbiasa bareng-bareng kan? Tapi, waktu kelas 5 SD gue merasakan sesuatu yang berbeda. Gue merasa suka sama Tala. Tapi ya gue diem aja, gue mikirnya cuma suka-sukaan doang gitu. Tapi ternyata, rasa ini bahkan bertahan sampai saat gue masa koas.
Iya, selama ini gue diem. Karena gue tau Jeno juga suka sama Tala. Bahkan sejak kecil mereka berdua yang paling nempel. Jujur, gue pernah kepikiran buat deketin Tala. Tapi untung gue sadar, mereka semua sahabat gue. Dan gue gaboleh egois karena perasaan gue sendiri. Tapi tenang aja, gue udah dapet gantinya.
Inget ini rahasia. Awas aja cepu, apalagi ke Echan. Ember banget dia solanya. Udah segitu dulu. Inget, ini rahasia!
2.0 Juan's POV
Halo, saya Juan. Dokter muda spesialis jantung yang idaman katanya. Kata Tala saya terlalu baik, mungkin itu sebabnya saya masih sendiri sampai sekarang. Padahal Jeno sama Tala saja sudah memutuskan untuk menikah. Kali aja kalian ada yang minat sama saya? Nggak deh bercanda.
Sebenarnya tidak ada yang mau saya sampaikan lagi sih. Toh, kalian semua sudah tahu gimana nasib saya. Saya yang sangat sayang sama Tala, tetapi Tala mencintai pasien saya. Tidak apa-apa, mungkin belum jodohnya.
Saya cuma mau bilang. Kalau kalian benar-benar mencintai seseorang, kamu akan bahagia saat melihatnya bahagia. Meskipun bahagia mereka itu bukan bersama kamu. Sesungguhnya semua rasa tidak dapat dipaksakan. Lebih baik melepaskan daripada berubah menjadi rasa yang menyakitkan. Dan satu lagi, ini mungkin sangat klise dan sering kalian dengar. Bahwa mencintai tidak harus memiliki.